Palangka Raya — Dalam rangka mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah, Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., memberikan ADO (Anasila Daerah Operasi) Penanganan Karhutla kepada personel Satbrimob Polda NTB yang melaksanakan BKO (Bawah Kendali Operasi) di Polda Kalteng.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh personel mengenai karakteristik wilayah operasi, kondisi geografis, potensi kerawanan Karhutla, serta langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Dengan adanya arahan tersebut, diharapkan personel Satbrimob Polda NTB dapat melaksanakan tugas secara optimal, terarah, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo menekankan pentingnya kesiapan personel, pemahaman terhadap situasi wilayah, serta koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak terkait. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan penanganan Karhutla, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah yang memiliki karakteristik lahan dan kondisi lingkungan yang beragam.

“Saya berharap seluruh personel Satbrimob Polda NTB yang melaksanakan BKO di wilayah Kalimantan Tengah dapat memahami karakteristik daerah operasi dengan baik, sehingga mampu melaksanakan tugas secara profesional, responsif, Utamakan keselamatan personel, jaga kekompakan, serta bangun koordinasi yang baik dengan satuan kewilayahan dan instansi terkait agar upaya penanganan Karhutla dapat berjalan secara maksimal,” tegas Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

Keterlibatan personel Satbrimob Polda NTB dalam tugas perbantuan ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan soliditas Korps Brimob Polri dalam menghadapi tantangan penanganan Karhutla. Dukungan lintas satuan diharapkan dapat memperkuat upaya dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat maupun lingkungan.

(Bidhumas)