Manokwari, – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat Densus 88 Anti Teror (AT) Polri bergerak cepat membentengi generasi muda dari ancaman ideologi menyimpang. Langkah preventif ini diwujudkan melalui Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Caritas Indonesia Tahun Akademik 2026/2027, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berpusat di Aula Universitas Caritas Indonesia, Kabupaten Manokwari, Papua Barat ini mengusung tema krusial: “Membangun Ketahanan Generasi Muda Terhadap Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Dan Terorisme Melalui Moderasi Beragama”.

Kolaborasi Aparat dan Tokoh Agama

Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, acara ini menghadirkan dua narasumber utama. Mereka adalah Kepala Satgaswil Papua Barat Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Gede Suardana, S.Pd., M.M., serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Barat, Pdt. Sadrak Simbiak, M.Th.

Komitmen Polri dalam menjaga ruang akademik tetap sehat dan nasionalis juga dipertegas dengan turunnya tim Densus 88 Papua Barat. Tim tersebut diperkuat oleh Iptu Rois Anumerta, Briptu Franco Saragih, Briptu Rudolf Armando Silaen, dan Briptu Achmad Ibnu Colil.

Antusiasme Ratusan Mahasiswa Baru

Agenda penting ini mendapat respons positif dari pihak kampus. Dekan Fakultas Hukum Universitas Caritas Indonesia, Dr. Henrikus Renjaan, LL.M., bersama jajaran dosen turut hadir mendampingi sekitar 300 mahasiswa baru yang menjadi peserta.

Antusiasme tinggi terpancar dari para mahasiswa saat menyimak materi pencegahan dini terhadap paham radikal. Mereka tampak aktif mencerna strategi membentengi diri dari pengaruh buruk penyebaran ideologi ekstrem kanan maupun kiri.

Jadi Agen Perubahan dan Moderasi Beragama

Melalui sinergi kuat antara aparat keamanan, tokoh agama, dan akademisi ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik di bangku perkuliahan. Lebih dari itu, para intelektual muda ini ditargetkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang memperkuat toleransi serta menyuarakan moderasi beragama di tengah masyarakat.

(Red/Rezha LDD)