Cianjur, – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bergerak cepat mendukung program ketahanan pangan nasional. Kapolda Jabar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., meninjau langsung kesiapan lahan untuk Penanaman Bawang Putih Serentak di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Selasa (4/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., beserta jajaran pejabat utama. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mengawal program strategis pemerintah guna mewujudkan swasembada pangan.

Pengecekan ini difokuskan pada kesiapan lahan, ketersediaan sarana pendukung, hingga teknis budidaya. Tujuannya agar proses tanam dapat berjalan optimal dan menghasilkan panen bawang putih yang maksimal.

Di sela peninjauan, Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto juga berdialog dengan kelompok tani setempat. Jenderal bintang dua tersebut mendengarkan langsung aspirasi, tantangan di lapangan, serta kesiapan para petani dalam mengembangkan komoditas bawang putih sebagai salah satu tanaman strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, khususnya sektor pertanian. Keberhasilan ketahanan pangan ini butuh sinergi kuat antara pemerintah, aparat, instansi terkait, dan masyarakat,” ujar Kapolda Jabar.

Senada dengan Kapolda, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa Polres Cianjur siap mendukung penuh pelaksanaan Program Ketahanan Pangan melalui koordinasi dan pendampingan bersama seluruh pemangku kepentingan. Dukungan tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Melalui kolaborasi yang erat antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Program Penanaman Bawang Putih Serentak dapat berjalan dengan baik serta menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan hasil produksi pertanian, mendorong kesejahteraan petani, dan mewujudkan kemandirian pangan nasional.

(Red/Rezha LDD)