BATANGHARI – Tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di RT 09 Bedeng Tengah, Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kebakaran tersebut terjadi pada lahan milik warga bernama Edi. Dari total luas lahan sekitar 4 hektare, diperkirakan lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 0,5 hektare.
Informasi kebakaran diterima piket Polsek Muara Tembesi dari Manggala Agni Daops X Muara Bulian. Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Muara Tembesi bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan titik api sekaligus upaya pemadaman.
Pemadaman melibatkan 2 personel Polri, 2 personel TNI, 10 personel Manggala Agni, 10 personel BPBD Kabupaten Batanghari, 7 personel Damkar, serta 2 personel Satpol PP.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya mobil tangki Manggala Agni, mobil Damkar, tangki BPBD, mobil PAM Satpol PP, kendaraan operasional Manggala Agni, sepeda motor TNI serta kendaraan Bhabinkamtibmas.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi saat ini sudah aman.
“Alhamdulillah, berkat respons cepat dan kerja sama tim gabungan, titik api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Kami terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Ia menegaskan, Polda Jambi bersama jajaran dan seluruh stakeholder terkait terus meningkatkan langkah pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang rawan terjadi karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Apabila menemukan adanya titik api atau mengetahui terjadinya kebakaran lahan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas,” tegasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materi yang dilaporkan. Tim gabungan juga terus melakukan pendinginan dan monitoring di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
(Red/Rezha LDD)
