Denpasar, – Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., secara resmi melepas keberangkatan 100 personel Satuan Brimob Polda Bali untuk mengemban misi Bawah Kendali Operasi (BKO) dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Di Lapangan Mako Brimob Polda Bali, Sabtu (24/10/2026).
Pemberangkatan ini merupakan wujud nyata respons cepat dan solidaritas institusi kepolisian dalam membantu menanggulangi bencana darurat asap dan lahan yang masih melanda wilayah Kalimantan Selatan.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, tantangan penanganan bencana di wilayah tersebut masih sangat tinggi. Sejak bulan Januari hingga pertengahan Oktober 2026, tercatat lebih dari *4.900 kejadian Karhutla* dengan total luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari *27.000 hektare*.
Dampak dari kebakaran ini telah menimbulkan kabut asap pekat yang mengancam kesehatan masyarakat, melumpuhkan aktivitas sehari-hari warga, serta menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius.
Dalam amanatnya, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K.,M.H., menegaskan bahwa penugasan BKO ini bukan sekadar perbantuan antar-satuan, melainkan manifestasi dari solidaritas dan sinergisitas Polri yang kuat dalam menghadapi bencana yang berdampak langsung terhadap keselamatan, kesehatan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
“Penugasan BKO ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri untuk melindungi masyarakat dan lingkungan. Tunjukkan bahwa di mana pun Polri ditugaskan, kita akan senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik,” tegas Kapolda Bali.
Kepada 100 personel Brimob yang berangkat, Kapolda Bali memberikan penekanan penting sebagai pedoman utama selama menjalankan misi di medan penugasan yaitu * Laksanakan Tugas dengan Dedikasi Tinggi
* Jalankan amanah ini dengan penuh disiplin, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab yang besar,
* Utamakan Keselamatan Personel dan Masyarakat
* Selalu perhatikan kondisi cuaca, arah angin, kualitas udara, serta karakteristik medan di lapangan. Gunakan Perlengkapan Pelindung Diri (PPD) secara disiplin dan patuhi seluruh prosedur keselamatan kerja,
* Perkuat Sinergisitas dan Kolaborasi
* Bangun koordinasi yang solid bersama Polda Kalimantan Selatan, jajaran TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait, relawan, serta elemen masyarakat setempat,
* Jaga Integritas dan Kehormatan Institusi
* Junjung tinggi kehormatan dan nama baik Polri, khususnya Polda Bali. Jadilah personel yang tangguh dalam menghadapi tantangan tugas sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Mengakhiri arahannya, Kapolda Bali menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian penugasan ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan berhasil menekan angka karhutla secara signifikan. Beliau berpesan agar semangat kebersamaan dengan masyarakat serta motto Korps Brimob, “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”, senantiasa dipegang teguh dalam setiap langkah pengabdian.
“Selamat bertugas. Jaga diri, jaga kekompakan, dan jaga nama baik Polda Bali,” pesan Irjen Pol. Pasma Royce kepada pasukannya sebelum bertolak ke Kalimantan Selatan.
(Red/Rezha LDD)
