Jakarta, – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi meluncurkan arah baru kepolisian untuk masa jabatan 2026–2029. Mengusung tagline resmi “Polisi Bersama Masyarakat”, Jenderal Suyudi menegaskan komitmennya untuk membangun institusi Polri yang jauh lebih profesional, modern, dan berintegritas.

Landasan operasional korps bhayangkara ke depan akan bertumpu pada 7 Program Prioritas strategis yang berfokus penuh pada penguatan internal, peningkatan pelayanan, dan transparansi:

• 1. Penguatan Kelembagaan: Membangun struktur organisasi Polri yang lebih lincah (agile), responsif, dan adaptif terhadap dinamika tantangan zaman.

• Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Fokus pada pembinaan personel serta sistem rekrutmen anggota yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi.

• Peningkatan Pelayanan Publik: Menghadirkan pelayanan kepolisian yang mudah diakses, cepat, transparan, serta inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

• Penegakan Hukum yang Profesional dan Berkeadilan: Menerapkan penegakan hukum yang adil, berkualitas, berbasis bukti (evidence-based), serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

• Penguatan Pengawasan: Mengoptimalkan sistem pengawasan internal yang terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan (akuntabel) guna meminimalkan pelanggaran.

• Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel: Memastikan tata kelola dan pemanfaatan keuangan negara di lingkungan Polri berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

• Transformasi dan Respons Polri: Menyelaraskan arah gerak kepolisian dengan kebijakan strategis nasional dan memastikan respons yang cepat terhadap keluhan serta kebutuhan publik.

Ketujuh pilar strategis ini dirancang tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan nasional, tetapi juga untuk mendukung pelayanan ekologis di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

Tabuh Genderang Perang terhadap Kejahatan Siber dan Konvensional

Selain melakukan reformasi internal secara masif, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto juga mengambil langkah tegas dalam bidang penegakan hukum. Polri secara resmi menetapkan 5 prioritas penindakan utama yang akan disapu bersih tanpa pandang bulu di masa kepemimpinannya:

• ❌ Narkoba

• ❌ Judi Online

• ❌ Korupsi

• ❌ Penyelundupan

• ❌ Premanisme

Melalui kombinasi transformasi internal dan tindakan tegas di lapangan, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa Polri semakin dekat dan dipercaya oleh masyarakat luas sesuai dengan nafas utama yang diusung: “Polisi Bersama Masyarakat”.

(Red/Rezha LDD)