Jakarta, – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengimbau seluruh elemen serikat buruh yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Aksi yang berlangsung pada Selasa (6/10/2026) ini digelar bersamaan dengan momen penting pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi Undang-Undang.

Saat menemui langsung massa di lapangan, Kapolri mengingatkan bahwa meski hak berpendapat dijamin oleh undang-undang, ketertiban di ruang publik harus tetap menjadi prioritas utama. Terlebih, aksi ini menjadi sorotan seluruh masyarakat luas.

“Teman-teman semua menyampaikan aspirasi dan disaksikan oleh masyarakat Indonesia. Jadi, buruh harus menjadi contoh. Setuju?” ujar Jenderal Suyudi di hadapan massa aksi, Selasa (6/10).

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengucapkan selamat atas disahkannya UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang ia sebut sebagai ‘kado’ yang dinantikan para buruh. Ia menambahkan bahwa regulasi ini sejak awal telah menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto agar dapat rampung pada tahun 2026.

Untuk mengawal jalannya aksi, Polda Metro Jaya menerjunkan pengamanan berlapis dengan total 11.261 personel gabungan, termasuk 2.055 personel lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar Senayan. Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar, menegaskan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan terukur.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyiagakan 11.261 personel untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat oleh elemen buruh di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar mengatakan selain personel pengamanan di lokasi, kepolisian juga menerjunkan 2.055 personel lalu lintas untuk mengatur kelancaran arus kendaraan di sekitar kawasan aksi.

“Pengamanan tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, dialogis, dan terukur,” kata La Ode.

Di akhir penyampaiannya, Kapolri yang didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta massa untuk membubarkan diri dengan damai. “Selamat dan sukses untuk teman-teman semua. Pesan saya yang terakhir, kembali ke rumah masing-masing dengan tertib,” tutupnya.

(Red/Rezha LDD)