Jakarta, — Tangis haru mewarnai perjalanan ibadah umrah Dewi Mentari, seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang telah mengabdi sejak 2009. Kesempatan beribadah ke Tanah Suci ini diperoleh melalui program umrah gratis yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

​Dewi mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam saat pertama kali menyaksikan Ka’bah secara langsung. Bagi pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya selama 17 tahun tersebut, kesempatan ini merupakan anugerah terbesar dalam hidupnya.

​”Haru, serasa mimpi, pokoknya speechless. Pertama kali melihat Ka’bah sekujur tubuh saya bergetar,” ungkap Dewi. Ia turut menyampaikan doa agar pimpinan Polri senantiasa diberikan keberkahan atas kepedulian yang diberikan kepada para pendidik.

Keberlanjutan program religi dan aksi sosial perjalanan ibadah yang berlangsung pada 21–30 Juni 2026 tersebut diselenggarakan atas kerja sama Polri dengan Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI). Ketua MPPI, Zandre Badak, menyatakan bahwa program wisata religi ini akan terus berlanjut.

​”Program serupa dijadwalkan kembali bergulir pada 21 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan sasaran penerima manfaat para guru TKA-TPA Al-Qur’an,” jelas Zandre.

Selain pemberangkatan umrah, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya:

• Renovasi Layak Huni: Perbaikan rumah guru ngaji di Palembang yang kondisinya kurang memadai.
• ​Pembangunan Fasilitas Ibadah: Rencana pembangunan musala melalui skema Program Presisi.

Seluruh aksi sosial ini ditujukan untuk memperkuat kepedulian dan kemitraan Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan dukungan.