Raja Ampat, – Kondisi udara yang berkabut akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memicu aksi cepat dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Raja Ampat. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat, Kapolres Raja Ampat, AKBP Boma Wedhayanto Purnomo, S.E., S.I.K., M.H., memimpin langsung aksi pembagian masker gratis kepada siswa-siswi di SDN 2 Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Jumat (9/10/2026) pagi.

Aksi simpatik ini dimulai sejak pukul 06.30 WIT. Kapolres tidak sendiri; ia didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari Raja Ampat, Ny. Tari Boma. Keduanya berdiri langsung di depan gerbang sekolah untuk menyambut dan memasangkan masker kepada para pelajar yang bersiap memulai aktivitas belajar mereka.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Raja Ampat AKP Muhadi S.H., Kabaglog AKP Ramlan., Iptu Agit Dwi Baskoro, S.H., Kasat Binmas Iptu Sahdun, Kasi Humas Ipda Muhadi, S.H., serta sejumlah personel Polres dan pengurus Bhayangkari Cabang Raja Ampat.

AKBP Boma Wedhayanto menegaskan bahwa pembagian masker ini merupakan langkah preventif Polri untuk meminimalisir dampak buruk polusi asap terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak.

“Masker memang sederhana, tetapi sangat penting untuk melindungi saluran pernapasan para pelajar dari paparan asap. Kami juga mengimbau pihak sekolah dan siswa untuk terus menjaga kesehatan serta selalu mengenakan masker selama kondisi udara belum membaik,” ujar AKBP Boma Wedhayanto.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman api di lapangan. Dampak sekunder seperti sebaran asap yang mengancam kesehatan masyarakat juga harus menjadi prioritas penanganan.

Oleh karena itu, Polres Raja Ampat berkomitmen untuk terus mendorong langkah pencegahan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.

“Yang paling utama adalah keselamatan dan kesehatan. Kami ingin anak-anak tetap bisa belajar dengan aman di tengah kondisi cuaca saat ini,” imbuhnya.

Aksi edukatif ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para guru dan siswa-siswi SDN 2 Waisai. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga berakhir pada pukul 07.50 WIT.

Lewat aksi nyata ini, Polres Raja Ampat tidak hanya sekadar membagikan alat pelindung pernapasan, tetapi juga membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, sekaligus mengimplementasikan komitmen tagline “Polisi Bersama Masyarakat” yang diinisiasi oleh Kapolri.

(Red/Rezha LDD)